Ketika Anda ingin menurunkan berat badan atau memiliki bentuk tubuh yang ideal, hal yang pertama yang perlu dilakukan adalah membakar lemak yang ada di tubuh.

Ketika Anda membakar lemak berlebih yang ada di tubuh, akan banyak keuntungan yang didapatkan. Selain dapat menurunkan berat badan, dengan membakar lemak berlebih pun dapat menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang. 

Sebelum Anda ingin membakar lemak di dalam tubuh, sebaiknya Anda perlu mengetahui fungsi lemak yang ada di tubuh. Apakah lemak adalah hal yang buruk di dalam tubuh dan bagaimana cara untuk menghilangkan lemak? 

Simak penjelasannya berikut.

Apa itu Lemak Tubuh?

Lemak seringkali dianggap sebagai ‘musuh utama’ bagi orang yang ingin merasa dirinya kelebihan berat badan atau badannya kurang ideal. Sayangnya, anggapan ini kurang tepat.

Sebenarnya lemak lemak adalah zat yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh.

Di dalam tubuh, lemak berperan sebagai cadangan energi dalam bentuk jaringan lemak. Lemak juga pada dasarnya dibutuhkan agar fungsi-fungsi organ tubuh dapat berjalan normal dan sehat.

Ketika lemak yang ada di dalam tubuh terlalu banyak, hal ini yang membuat berat badan Anda naik dan terjadi perubahan bentuk tubuh.

Semua hal yang baik jika berlebihan tentu akan memiliki efek yang kurang baik bagi tubuh. Terlalu banyak lemak di dalam tubuh juga akan memiliki dampak yang sangat merugikan tubuh.

Bagaimana Cara Membakar Lemak yang Efektif

Ketika ingin menjaga kesehatan tubuh dan menurunkan berat badan, Anda dapat memulainya dengan membakar lemak berlebih yang ditimbun di dalam tubuh.

Dengan membakar lemak di dalam tubuh dan mengubahnya menjadi otot, berbagai keuntungan dapat Anda rasakan. Mulai dari berat badan berkurang, bentuk tubuh berubah menjadi lebih baik, dan dapat menjaga kesehatan organ tubuh dalam jangka panjang.

Lalu bagaimana cara yang efektif untuk membakar lemak? Berikut beberapa cara yang dapat Anda mulai lakukan sehari-hari untuk membakar lemak di dalam tubuh.

1. Olahraga

Olahraga adalah cara membakar lemak yang paling efektif. Saat Anda berolahraga, tubuh akan membakar kalori sebagai sumber energinya. Namun ketika sudah tidak ada lagi kalori yang dapat dibakar untuk dijadikan energi, tubuh akan mulai membakar lemak untuk mendapatkan energi agar tetap dapat beraktivitas. 

Menurut penelitian dari Yale University mengungkapkan jika olahraga adalah cara ampuh untuk membakar lemak. Semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk berolahraga dan latihan yang lebih kuat, semakin banyak lemak yang akan terbakar.

Membakar lemak ketika berolahraga akan lebih efektif dilakukan pada pagi hari sebelum Anda mulai beraktivitas. Latihan di pagi hari  nyatanya bisa menurunkan persentase lemak tubuh 20 persen lebih banyak, menurut studi dari British Journal of Nutrition.

2. Makan Banyak Serat

Saat kita ingin membakar lemak, salah jika Anda malah berhenti makan.

Mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Tubuh membutuhkan serat terutama untuk melancarkan sistem pencernaan.

Ketika tubuh banyak mengonsumsi makanan yang berserat, hal ini dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Hal ini efektif untuk menjauhkan hasrat Anda untuk makan camilan atau makan belum pada waktunya.

Selain itu, serat yang cukup di dalam tubuh juga akan melancarkan fungsi pencernaan. Ketika sistem pencernaan tubuh Anda sehat, makanan yang dikonsumsi tidak akan banyak tertimbun di dalam tubuh dan berubah menjadi lemak. 

Timbunan makanan di dalam tubuh yang tidak dapat dicerna dengan baik oleh tubuh akan berubah menjadi lemak dan akan membuat perut Anda buncit.

Jadi ketika tubuh Anda mendapatkan serat sesuai dengan kebutuhan, hal ini dapat mencegah penimbunan lemak di dalam tubuh.

3. Membatasi Konsumsi Karbohidrat

Karbohidrat yang didapatkan dari nasi, roti, dan tepung akan diubah menjadi glukosa di dalam tubuh sebagai sumber energi. Ketika Anda terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat, kelebihan gula di dalam tubuh akan disimpan dan menjadi lemak.

Peneliti dari rumah sakit John Hopkins Amerika melakukan percobaan diet kepada dua kelompok pasien. Kedua kelompok diharuskan diet selama 6 bulan.

Makanan yang dikonsumsi kedua kelompok mengandung jumlah kalori yang sama. Bedanya, kelompok pertama menjalani diet rendah lemak, dan kelompok kedua menjalani diet rendah karbo.

Hasilnya, kelompok yang menjalani diet rendah karbo mengalami rata-rata penurunan berat badan sebanyak 13 kg setelah 6 bulan. Sementara kelompok yang menjalani diet rendah lemak hanya mengalami penurunan sebesar 8 kg.

Selain itu, diet rendah lemak juga ternyata tak hanya menghilangkan lemak, melainkan otot juga. Sementara itu, diet rendah karbohidrat lebih efektif membakar banyak lemak, bukan otot.

4. Meningkatkan Konsumsi Protein

Salah satu cara membakar lemak yang banyak orang tidak menduga adalah dengan memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung protein.

 

Mengonsumsi protein dalam jumlah yang banyak dan tidak melebihi kalori harian bisa meningkatkan metabolisme. Selain itu, protein juga baik untuk pembentukan otot dan memicu metabolisme menjadi lebih besar.

Ketika Anda mengurangi karbohidrat dan memperbanyak mengonsumsi protein, hal ini akan memaksa tubuh untuk membakar timbunan lemak untuk mendapatkan energi. 

Selain dapat membakar lemak dan menurunkan berat badan, cara ini juga baik untuk menjaga kadar gula di dalam tubuh dan dapat menjaga Anda untuk kenyang lebih lama.

5. Minum Cukup Air

Air putih sangat dibutuhkan oleh tubuh. Salah satu manfaat air adalah dapat membantu meningkatkan metabolisme dan membantu tubuh untuk membakar lemak. Mekanisme ini dikenal dengan istilah resting energy expenditure (REE). 

REE merupakan kondisi tubuh tetap membakar kalori saat tubuh sedang tidak beraktivitas fisik atau saat beristirahat. Metabolisme yang konstan akan sangat membantu dalam menurunkan berat, terutama saat kita tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga.

REE sangat penting dalam upaya untuk menurunkan berat badan dan mengurangi lemak di dalam tubuh. REE berperan dalam 60-70% pembakaran kalori per hari, dengan aktif bergerak dan berdiri saat beraktivitas hanya akan menambah pembakaran. 

6. Tidur yang Cukup

Menjaga pola tidur yang baik terbukti efektif untuk menjaga kesehatan dan dapat menurunkan berat badan. 

Pola tidur yang tidak teratur atau kurang tidur dapat memicu stres dan juga dapat meningkatkan nafsu makan. Peningkatan hormon stres akan membuat Anda lebih mudah kelaparan di malam hari. 

Membiarkan kebiasaan begadang pun kurang baik bagi kesehatan, karena umumnya ketika Anda begadang, makanan yang Anda konsumsi setelah lewat dari jam makan tidak akan dicerna dengan baik oleh tubuh, sehingga setiap asupan makanan ini akan tertimbun menjadi lemak.

Atur baik-baik pola istirahat dan tidur Anda. Bagi dewasa, tidur selama 7 hingga 8 jam sehari merupakan jumlah waktu yang ideal bagi Anda untuk tidur setiap malamnya.

7. Hindari Stres

Stres dan tekanan dapat memicu penumpukan lemak yang tidak diinginkan di dalam tubuh. Meski Anda sudah menjalankan segala upaya untuk menurunkan berat badan dan membakar lemak seperti olahraga, diet, dan menerapkan pola hidup yang teratur, namun stres kronis dapat menghancurkan kerja keras Anda.

Tubuh secara alami akan merespon segala bentuk stres, baik secara fisik maupun psikologis. Ketika Anda mengalami stres, otak mengartikannya sebagai bentuk ancaman yang berbahaya sehingga otak akan melawan kondisi ini dengan melepaskan hormon yang kuat.

Pada waktu yang bersamaan, tubuh akan mendapatkan aliran kortisol yang diartikan sebagai

Di saat bersamaan, Anda akan mendapat aliran kortisol, yang mengatakan bahwa Anda membutuhkan penggantian energi meski sebenarnya tidak membakar banyak kalori saat sedang stres tadi. Ini yang menyebabkan Anda merasa lapar ketika sedang stres.

Ketika kelenjar adrenal memompa kortisol, produksi hormon pembentuk otot, testosteron akan berkurang. Seiring waktu, pengurangan ini akan mengakibatkan penurunan massa otot, hingga Anda jadi sulit membakar kalori.

8. Minum Kafein

Jika dikonsumsi tidak berlebihan, kafein memiliki manfaat yang baik bagi tubuh. Salah satunya adalah untuk membakar lemak dan memberikan tenaga. 

Kopi dan teh hijau yang mengandung kafein baik dikonsumsi sebelum Anda berolahraga atau beraktivitas. Kafein dapat merangsang pengeluaran otot untuk membakar lemak dan memberikan tenaga. 

Kafein dalam batas yang wajar juga baik dikonsumsi ketika Anda sedang menjalankan diet. Kafein dapat melepaskan asam lemak dalam darah sehingga aktivitas otot meningkat dan memberikan suplai kalsium. 

Ketika mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, Anda perlu mengawasi jumlahnya. Jika kafein terlalu banyak dapat memacu jantung bekerja ekstra dan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Sebaiknya Anda mengonsumsi kopi atau teh tidak lebih dari dua hingga tiga gelas per harinya. Dengan ini tubuh Anda dapat mendapatkan manfaat dari kafein yang terkandung dari minuman tersebut.

9. Hindari Minuman Soda 

Minuman bersoda adalah salah satu penyebab obesitas apabila dikonsumsi secara berlebih. Kandungan air berkarbonasi, pemanis, pewarna, dan pengawet merupakan bahan-bahan dalam minuman soda yang dapat mengakibatkan timbunan lemak di dalam tubuh. 

Kalori yang didapatkan dari minuman bersoda sangat tinggi. Menurut sebuah penelitian, sebagian besar anak yang mengalami obesitas mendapatkan asupan kalori sebanyak 1000 hingga 2000 kalori per hari dari minuman bersoda. 

Ketika Anda ingin menghilangkan dan membakar lemak di dalam tubuh sebaiknya hindari mengonsumsi minuman bersoda dan minuman yang mengandung pemanis buatan. Ganti konsumsi air soda dengan air putih yang jauh lebih menyehatkan.

10. Puasa

Puasa telah teruji klinis memiliki banyak manfaat positif bagi kesehatan tubuh, salah satunya adalah menurunkan berat badan.

Ketika Anda berpuasa, pasokan energi yang didapat dari makanan akan berkurang. Tubuh akan membakar lemak sebagai sumber energi Anda dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. 

Proses pembakaran lemak yang terjadi ketika Anda berpuasa, tidak hanya efektif untuk membakar lemak saja, namun dapat menjaga kekuatan otot serta menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. 

Perlu Anda perhatikan jika, ketika berpuasa jaga baik-baik keseimbangan makanan yang Anda konsumsi. Umumnya banyak orang yang terlalu bernafsu ketika berbuka puasa. Hal ini justru yang membuat Anda berisiko untuk bertambah berat badan.

Puasa membuat metabolisme tubuh bekerja lebih lambat dari biasanya, jika ada asupan makanan terlalu banyak pada satu waktu, tubuh akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat mencernanya. 

11. Aktif Bergerak

Jika di awal disebutkan jika Anda dapat menurunkan berat badan tanpa berolahraga bukan berarti Anda tidak banyak beraktivitas dan tidak banyak menggerakan tubuh.

Apabila Anda merupakan pekerja kantoran yang banyak menghabiskan waktunya dengan duduk. Sebaiknya Anda mulai membiasakan diri untuk sering meregangkan badan dan berjalan di sela-sela kegiatan Anda.

Aktif bergerak seperti berjalan dapat menjadi cara membakar lemak sekaligus menurunkan berat badan. Apalagi jika Anda juga beraktivitas sambil mengonsumsi suplemen makanan pembakar lemak seperti Slendy.

Slendy adalah tablet hisap pembakar lemak (fat burner) pertama di Indonesia. Sebagai fat burner, Slendy membantu untuk mempercepat proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

Lemak yang tertimbun di dalam tubuh merupakan penyebab perut buncit, berat badan bertambah, dan juga penyebab utama penyakit seperti jantung. 

Jadi selain dapat menurunkan berat badan, membakar lemak dalam tubuh pun memiliki dampak positif bagi kesehatan.

Beli SLENDY di sini