Jika Anda mengidap diabetes, Anda pasti tahu bahwa minum susu tak lagi bisa dilakukan terlalu sering. Meski kaya protein dan kalsium, susu juga biasanya tinggi gula dan karbohidrat sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi rutin oleh penderita diabetes.

Namun bila Anda pecinta susu yang masih ingin menikmati rasa nikmat minum susu sekaligus mendapatkan nutrisinya, Anda masih bisa kok, minum susu yang sehat untuk diabetes.

Kuncinya adalah dengan cara pintar-pintar memilih, karena tak semua susu itu sehat bagi penderita diabetes.

Agar tak salah pilih, cek 4 hal berikut sebelum Anda membeli susu.

 

1. Pilih yang karbohidratnya paling rendah

 

Penderita diabetes dianjurkan mengurangi konsumsi karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana seperti yang terkandung di nasi putih, roti putih, dan kentang

Dari seluruh kandungan di dalam susu sapi, 5% di antaranya adalah karbohidrat. Meski kesannya tidak banyak, jumlah karbohidrat ini bisa melesat tinggi jika Anda meminum susu secara rutin atau dalam jumlah banyak.

Jika Anda ingin menghindari karbohidrat, coba pilih susu almond atau susu kedelai yang kandungan karbohidratnya sangat rendah.

 

2. Pilih yang kandungan gulanya rendah

 

Susu sapi secara alami sudah mengandung gula dalam bentuk laktosa. Tapi, beberapa merek susu dalam kemasan, baik itu susu cair maupun susu bubuk, sering kali juga diberi tambahan gula supaya lebih manis.

Susu yang seperti ini tentu perlu dihindari oleh penderita diabetes. Sebelum membeli susu, selalu cek label nutrisi di kemasannya, dan bandingkan antara beberapa jenis susu yang tersedia. Pilihlah yang kandungan gulanya paling rendah.

 

3. Hindari kandungan lemak jenuh

 

Menurut penelitian, lemak jenuh bisa menyebabkan resistansi insulin pada penderita diabetes, sehingga konsumsinya perlu dibatasi.

Satu gelas susu sapi biasanya mengandung 5 gram lemak jenuh, atau 20% batas asupan maksimal lemak jenuh dalam sehari. 

Susu sapi yang kandungan lemak jenuhnya lebih sedikit adalah susu rendah lemak alias low fat atau skim. Namun, susu low fat juga tidak dianjurkan untuk penderita diabetes karena proses penyerapannya di dalam tubuh akan terjadi lebih cepat, sehingga gula darah malah cepat naik. 

Selain itu, berbagai produk susu low fat yang dijual di pasaran biasanya malah memiliki kandungan gula yang lebih tinggi dibandingkan susu full cream. Karena jumlah lemak yang lebih sedikit, susu low fat biasanya tidak seenak susu biasa, sehingga banyak produsen memberi gula tambahan untuk membuatnya lebih enak.

Dalam hal ini, susu yang terbuat dari tumbuhan seperti susu kedelai atau susu almond lebih sehat untuk penderita diabetes karena kandungan lemak jenuhnya amat sangat sedikit.

 

Susu Terbaik untuk Diabetes

susu rendah gula dmensol

Dari 3 kriteria di atas, Anda mungkin bisa menyimpulkan bahwa susu dari tumbuhan seperti susu almond atau susu kedelai adalah pilihan yang lebih sehat bagi penderita diabetes dibandingkan susu sapi. 

Tetap selalu cek label nutrisinya dan pastikan susu yang Anda pilih tidak diberi gula tambahan. 

Namun memang susu almond dan susu kedelai memiliki rasa yang berbeda dari susu sapi. Nah, jika Anda rindu rasa susu tapi tak ingin meningkatkan risiko gula darah naik, Anda bisa memilih susu diabetes seperti DMensol

Meski sering disebut “susu diabetes” dan rasanya persis seperti susu, DMensol sebenarnya adalah protein powder yang diperkaya berbagai nutrisi. DMensol juga tidak mengandung gula sama sekali, sehingga aman bagi penderita diabetes dan menjaga gula darah tetap stabil.

Selain itu, Dmensol diperkaya dengan nutrisi lainnya untuk menjaga kesehatan sekaligus membuat tubuh kenyang lebih lama dan tidak cepat lapar. Oleh karena itu, selain dianjurkan untuk penderita diabetes, DMensol juga bisa dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang diet, atau sebagai pengganti makanan yang lebih praktis dan cepat.

Beli DMENSOL di sini