Diare atau mencret adalah kondisi yang sering terjadi baik pada orang dewasa maupun anak-anak. Diare pada anak biasanya ringan dan akan hilang sendiri dalam beberapa hari, namun diare bisa menyebabkan bahaya fatal apabila si kecil mengalami dehidrasi.

Untuk mencegah hal ini terjadi, simak apa saja yang perlu dilakukan ketika anak diare, supaya mencegah terjadi dehidrasi.

 

Tips Mengatasi Diare Pada Anak dan Mencegah Dehidrasi

 

Ada beberapa hal yang perlu segera dilakukan untuk mencegah dehidrasi yang berbahaya pada anak yang sedang mengalami diare. Apa saja?

 

1. Beri minum minuman pengganti cairan tubuh

 

Meski diare itu sendiri tidak berbahaya, diare pada anak bisa menyebabkan dehidrasi yang bahkan bisa berujung fatal. Untuk mencegah dehidrasi, pastikan si kecil minum minuman pengganti cairan tubuh selama ia diare.

Ya, cairan tubuh yang hilang karena diare perlu digantikan dengan minuman khusus pengganti cairan tubuh, tidak bisa hanya dengan air putih biasa.

Salah satu minuman pengganti cairan tubuh yang bisa diberikan kepada si kecil saat diare adalah Renalyte.

Renalyte adalah minuman pencegah dehidrasi yang mengandung mineral dan elektrolit pengganti cairan tubuh. Renalyte dikemas dalam botol praktis siap minum, dengan rasa buah yang segar sehingga disukai anak-anak.

Beli RENALYTE di sini

 

2. Ubah pola makan

 

Selama anak diare, ia bisa makan seperti biasa. Namun, coba ubah jadwal makan sehingga si kecil makan lebih sering, dengan porsi masing-masing yang lebih sedikit.

Misalnya, jika anak biasanya makan 3x (sarapan, makan siang, makan malam), selama diare ubah pola makannya menjadi lebih sering (sarapan, snack, makan siang, snack sore, makan malam) namun dengan porsi yang lebih kecil-kecil.

 

3. Perhatikan makanan anjuran & pantangan saat anak diare

 

Untuk mengatasi diare pada anak, ada beberapa makanan yang dianjurkan dan beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari dulu,

Makanan yang baik untuk diare antara lain adalah:

  • Daging, ikan, atau ayam yang dipanggang atau direbus
  • Pisang dan buah-buahan lain, namun tidak dalam bentuk jus
  • Roti
  • Sereal gandum, oatmeal, cornflakes
  • Pasta
  • Pancake, waffle, dan makanan lain yang terbuat dari tepung
  • Sayuran yang dikukus atau direbus
  • Kentang panggang atau rebus

 

Sedangkan yang perlu dihindari selama anak diare adalah:

  • Susu dan produk olahannya (keju dan yoghurt)
  • Makanan yang digoreng dan mengandung banyak minyak
  • Jus buah
  • Minuman bersoda
  • Minuman yang mengandung kafein
  • Sayuran yang mengandung gas seperti brokoli, paprika, dan kacang-kacangan.

 

Segera Bawa Anak ke Dokter Jika…

 

Diare yang tidak segera ditangani dengan minuman pengganti cairan tubuh, bisa membuat anak mengalami dehidrasi. Segera bawa anak ke dokter atau rumah sakit apabila ia diare dan menunjukkan gejala dehidrasi sebagai berikut:

  • Lemas dan tidak bisa banyak bergerak
  • Mata cekung
  • Mulut kering
  • Menangis tanpa keluar air mata
  • Tidak buang air kecil selama lebih dari 6 jam
  • Buang air besar bercampur darah atau lendir
  • Diare disertai demam dan sakit perut

 

×

Powered by FAHRENHEIT

× How can I help you?