Puasa memang tidak wajib bagi anak-anak yang belum akil balig. Namun untuk menyiapkan fisik dan mental si kecil sehingga ia terbiasa untuk berpuasa pada waktunya nanti, ada baiknya orangtua melatih anak untuk puasa sedari dini.

Apa saja cara yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan si kecil untuk berpuasa pertama kalinya? Simak tips berikut ini.

 

1. Pastikan fisik anak sudah siap untuk berpuasa

Meski penting untuk melatih anak berpuasa, pastikan bahwa fisik anak sudah siap. Anak-anak usia 10 tahun ke atas biasanya sudah bisa mulai ikut puasa, namun pertimbangkan lagi jika usia si kecil masih terlalu kecil.

Anak yang memiliki kondisi kesehatan tertentu sebaiknya juga dikonsultasikan dahulu ke dokter sebelum mulai diajak puasa.

 

2. Jangan langsung puasa penuh

Di puasa pertamanya, akan sulit bagi anak untuk menjalani puasa seharian dari subuh hingga magrib selama 12-13 jam. 

Oleh karena itu, mulai saja dulu dengan puasa selama 4 jam, kemudian ditingkatkan secara bertahap menjadi 6 jam, 8 jam, hingga akhirnya sampai tamat seharian.

 

3. Sibukkan si kecil sehingga tidak lapar

Normal jika anak merasa lapar ketika pertama kali ikut puasa. Untuk mengalihkan perhatiannya dari rasa lapar, ajak si kecil melakukan aktivitas yang menyenangkan misalnya dengan permainan, film, acara televisi, atau bahkan tidur siang.

Namun jika si kecil merengek dan benar-benar tidak tahan untuk makan atau minum, jangan dipaksakan terus berpuasa. Biarkan ia berbuka lebih awal dan perlahan-lahan mundurkan jam bukanya hingga ia lebih kuat.

 

4. Beri pujian dan hadiah jika si kecil tamat

Pastikan anak tahu bahwa tamat puasa adalah sebuah prestasi yang membanggakan. Beri ia pujian, hadiah, atau buatkan makanan kesukaannya saat buka puasa jika ia berhasil menamatkan puasa.

 

5. Beri anak makanan & minuman sehat 

Di masa pertumbuhannya, anak masih membutuhkan asupan nutrisi yang mungkin tidak terpenuhi saat puasa. Untuk mengatasinya, pastikan Anda menyiapkan makanan sehat dan penuh gizi untuk sahur dan buka puasa, sehingga kebutuhan nutrisi anak tetap tercukupi.

Untuk menghindari dehidrasi, pastikan pula si kecil minum banyak air putih saat sahur dan buka puasa. Saat berbuka, beri minuman seperti Renalyte untuk menjaga hidrasi anak.

Renalyte adalah minuman pencegah dehidrasi yang berfungsi mengganti carian, elektrolit, dan mineral di tubuh si kecil yang tidak terpenuhi selama berpuasa. Renalyte dikemas dalam botol siap minum yang praktis, dengan rasa buah yang enak dan disukai anak-anak.

Beli RENALYTE di sini

 

×

Powered by FAHRENHEIT

× How can I help you?