Kolesterol

Kenapa Gen Z Rentan Kolesterol? Ini Alasannya!

Gen Z dikenal dengan gaya hidup yang serba instan dan digital. Aktivitas di depan laptop dari pagi sampai malam untuk kerja atau kuliah, dilanjutkan scrolling media sosial sebelum tidur, kemudian kebiasaan jajan makanan viral yang serba instan, hingga begadang demi deadline atau hiburan, hal tersebut sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Sekilas terlihat wajar dan terasa aman sebagai kesibukan di usia yang masih muda. Namun tanpa disadari, pola hidup seperti ini bisa berdampak pada kesehatan dan meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

Apa Itu Kolesterol?

Kolesterol adalah zat lemak yang secara alami diproduksi oleh hati dan juga diperoleh dari makanan. Dalam jumlah normal, kolesterol sebenarnya dibutuhkan untuk membentuk sel-sel tubuh, hormon, dan vitamin D. Namun, jika kadarnya berlebihan, kolesterol dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Pada umumnya, terdapat 2 jenis kolesterol:

  1. High Density Lipoprotein, yaitu “kolesterol baik” yang membantu membawa kolesterol berlebih kembali ke hati untuk dibuang.
  2. Low Density Lipoprotein, yaitu “kolesterol jahat” karena dapat menumpuk di pembuluh darah dan membentuk plak.
  3. Trigliserida, yaitu jenis lemak dalam darah yang juga berperan dalam meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular jika kadarnya tinggi.

Alasan Gen Z Bisa Rentan Kolesterol

Meskipun identik dengan usia produktif dan aktif, beberapa faktor gaya hidup membuat Gen Z tetap berisiko mengalami kolesterol tinggi:

  • Gaya Hidup Sedentary (Kurang Bergerak)
    Kurangnya aktivitas fisik akibat terlalu sering duduk saat belajar, bekerja, atau menikmati hiburan digital dapat memperlambat proses metabolisme lemak dalam tubuh. Ketika tubuh jarang bergerak, pembakaran kalori menjadi tidak optimal dan lemak lebih mudah menumpuk.
  • Pola Makan Tinggi Lemak dan Serba Instan
    Konsumsi makanan cepat saji, gorengan, makanan olahan, serta minuman tinggi gula kini semakin mudah dijangkau. Ditambah lagi dengan kecenderungan Gen Z yang menghabiskan banyak waktunya di sosial media, mereka dapat dipengaruhi tren seperti makanan viral di media sosial. Misalnya dessert manis berlebihan, minuman kekinian tinggi gula, atau makanan dengan keju dan saus melimpah.
  • Kebiasaan Begadang
    Kurang tidur dapat mengganggu metabolisme tubuh, termasuk metabolisme lemak. Pola tidur yang tidak teratur juga sering diikuti dengan pola makan yang kurang sehat.
  • Stres yang Tinggi
    Tekanan akademik, pekerjaan, maupun sosial dapat memicu stres kronis. Kondisi ini dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan berkontribusi terhadap peningkatan kadar lemak dalam darah.

Gejala Kolesterol

Kolesterol tinggi umumnya tidak menimbulkan gejala yang jelas. Seseorang bisa saja merasa sehat meskipun kadar kolesterolnya tinggi. Gejala biasanya baru muncul ketika telah terjadi komplikasi, seperti penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin untuk deteksi dini.

Pencegahan

Untuk menurunkan risiko kolesterol sejak usia muda, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

  • Rutin berolahraga minimal 30 menit sebanyak 3–5 kali per minggu.
  • Mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gorengan, dan makanan olahan.
  • Memperbanyak asupan serat dari sayur, buah, dan biji-bijian utuh.
  • Membatasi minuman manis dan tinggi gula.
  • Menjaga pola tidur yang cukup dan teratur.
  • Mengelola stres dengan aktivitas positif.
  • Melakukan pemeriksaan kolesterol secara berkala.

Kolesterol tinggi bukan hanya masalah yang hanya dialami oleh orang tua. Gaya hidup modern yang lekat dengan keseharian Gen Z dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme, termasuk kolesterol. Menerapkan pola hidup sehat sejak dini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Menjaga kesehatan bukan soal usia, melainkan soal kebiasaan.

Admin

Share
Published by
Admin

Recent Posts

Makanan yang Harus Dihindari Saat Sakit Maag

Sakit maag merupakan kondisi ketika lapisan dinding lambung mengalami peradangan atau iritasi. Keluhan yang sering…

3 weeks ago

Makanan Sederhana untuk Penderita Sakit Maag

Sakit maag merupakan gangguan pada lambung yang sering menimbulkan keluhan seperti nyeri ulu hati, mual,…

3 weeks ago

Gejala Wasir (Ambeien) yang Harus Diwaspadai dan Cara Mencegahnya

Wasir atau ambeien bukan sekadar gangguan kenyamanan, melainkan kondisi medis yang memerlukan perhatian serius jika…

4 weeks ago