Gen Z dikenal dengan gaya hidup yang serba instan dan digital. Aktivitas di depan laptop dari pagi sampai malam untuk kerja atau kuliah, dilanjutkan scrolling media sosial sebelum tidur, kemudian kebiasaan jajan makanan viral yang serba instan, hingga begadang demi deadline atau hiburan, hal tersebut sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Sekilas terlihat wajar dan terasa aman sebagai kesibukan di usia yang masih muda. Namun tanpa disadari, pola hidup seperti ini bisa berdampak pada kesehatan dan meningkatkan risiko kolesterol tinggi.
Kolesterol adalah zat lemak yang secara alami diproduksi oleh hati dan juga diperoleh dari makanan. Dalam jumlah normal, kolesterol sebenarnya dibutuhkan untuk membentuk sel-sel tubuh, hormon, dan vitamin D. Namun, jika kadarnya berlebihan, kolesterol dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Pada umumnya, terdapat 2 jenis kolesterol:
Meskipun identik dengan usia produktif dan aktif, beberapa faktor gaya hidup membuat Gen Z tetap berisiko mengalami kolesterol tinggi:
Kolesterol tinggi umumnya tidak menimbulkan gejala yang jelas. Seseorang bisa saja merasa sehat meskipun kadar kolesterolnya tinggi. Gejala biasanya baru muncul ketika telah terjadi komplikasi, seperti penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan rutin untuk deteksi dini.
Untuk menurunkan risiko kolesterol sejak usia muda, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:
Kolesterol tinggi bukan hanya masalah yang hanya dialami oleh orang tua. Gaya hidup modern yang lekat dengan keseharian Gen Z dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme, termasuk kolesterol. Menerapkan pola hidup sehat sejak dini merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Menjaga kesehatan bukan soal usia, melainkan soal kebiasaan.
Sakit maag merupakan kondisi ketika lapisan dinding lambung mengalami peradangan atau iritasi. Keluhan yang sering…
Sakit maag merupakan gangguan pada lambung yang sering menimbulkan keluhan seperti nyeri ulu hati, mual,…
Wasir atau ambeien bukan sekadar gangguan kenyamanan, melainkan kondisi medis yang memerlukan perhatian serius jika…